Harga Pangan Kompak Turun Kamis 15 Januari 2026, Beras hingga Cabai Merosot

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:29:49 WIB
Harga Pangan Kompak Turun Kamis 15 Januari 2026, Beras hingga Cabai Merosot

JAKARTA — Pergerakan harga pangan nasional menunjukkan sinyal positif pada Kamis, 15 Januari 2026. 

Sejumlah komoditas utama yang dikonsumsi masyarakat, mulai dari beras, telur ayam, hingga cabai, terpantau mengalami penurunan harga dibandingkan dengan posisi sehari sebelumnya. Kondisi ini memberi ruang bernapas bagi konsumen di tengah dinamika kebutuhan pangan harian.

Berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dipantau pada pukul 09.10 WIB, penurunan harga terjadi secara merata pada berbagai kelompok pangan, mulai dari karbohidrat, protein, hingga bumbu dapur. Penurunan tersebut mencerminkan stabilitas pasokan di tingkat konsumen pada awal pekan ketiga Januari.

Harga Beras Premium hingga Medium Ikut Melemah

Komoditas beras menjadi salah satu yang mencatatkan koreksi harga. Beras premium secara rerata nasional turun Rp104 atau 0,67 persen menjadi Rp15.491 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada beras medium yang terkoreksi Rp144 atau 1,05 persen menjadi Rp13.616 per kilogram.

Sementara itu, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tercatat turun tipis Rp84 atau 0,67 persen menjadi Rp12.391 per kilogram. Beras medium non-SPHP juga mengalami penurunan yang lebih dalam, yakni Rp266 menjadi Rp13.568 per kilogram.

Pergerakan ini menandakan pasokan beras di pasar ritel masih relatif terjaga, sehingga tekanan harga di tingkat konsumen dapat ditekan.

Jagung dan Kedelai Kering Ikut Mengalami Penurunan

Selain beras, komoditas pangan berbasis biji-bijian juga mengalami koreksi harga. Jagung di tingkat konsumen pagi ini dibanderol Rp6.669 per kilogram, turun Rp404 atau 5,71 persen dibandingkan Rabu, 14 Januari 2025.

Sementara itu, harga kedelai kering impor tercatat turun Rp230 atau 2,11 persen menjadi Rp10.670 per kilogram. Penurunan ini menjadi angin segar bagi pelaku usaha kecil dan rumah tangga yang mengandalkan kedelai sebagai bahan baku utama.

Harga Bawang dan Cabai Turun Cukup Signifikan

Tekanan penurunan harga paling terasa pada komoditas bawang dan cabai. Harga bawang merah pada pagi ini berada di level Rp41.144 per kilogram atau turun Rp2.372 per kilogram, setara 5,45 persen.

Bawang putih bonggol juga ikut melemah dengan penurunan Rp910, sehingga dibanderol Rp37.924 per kilogram.

Sementara itu, harga cabai menunjukkan penurunan yang cukup tajam. Cabai merah keriting dijual Rp36.181 per kilogram, turun Rp2.546 atau 6,57 persen. Cabai merah besar bahkan turun lebih dalam, yakni Rp3.783 atau 10,02 persen menjadi Rp33.988 per kilogram.

Harga cabai rawit merah juga terkoreksi signifikan. Komoditas ini turun Rp4.139 per kilogram atau 7,96 persen menjadi Rp47.873 per kilogram dibandingkan hari sebelumnya.

Harga Daging Didominasi Tren Melemah

Dari kelompok protein hewani, sebagian besar harga daging terpantau mengalami penurunan. Daging sapi murni dijual dengan harga Rp135.810 per kilogram, turun Rp187 dibandingkan kemarin.

Daging kerbau beku impor tercatat turun Rp4.163 menjadi Rp104.074 per kilogram. Namun demikian, pergerakan berbeda terjadi pada daging kerbau segar lokal yang justru mengalami kenaikan Rp4.652 menjadi Rp144.444 per kilogram.

Perbedaan tren ini mencerminkan variasi pasokan dan permintaan antar jenis produk daging di pasar domestik.

Harga Ayam dan Telur Kompak Turun

Harga daging ayam ras pagi ini dijual Rp38.127 per kilogram atau turun Rp1.173 dari posisi sebelumnya. Penurunan juga terjadi pada telur ayam ras yang terkoreksi Rp477 menjadi Rp30.601 per kilogram.

Kondisi ini menjadi kabar positif bagi konsumen, terutama rumah tangga yang menjadikan ayam dan telur sebagai sumber protein utama sehari-hari.

Minyak Goreng Turun Jelang Akhir Pekan Panjang

Menjelang long weekend, harga minyak goreng tercatat kompak melemah. Minyak goreng kemasan turun Rp263 menjadi Rp20.741 per liter. Minyak goreng curah mengalami penurunan Rp226 menjadi Rp17.474 per liter.

Sementara itu, Minyakita juga turun Rp226 dan dibanderol Rp17.449 per liter. Penurunan ini memperkuat tren stabilisasi harga minyak goreng di tingkat konsumen.

Harga Tepung, Garam, dan Gula Ikut Terkoreksi

Harga tepung terigu curah pagi ini dijual Rp9.426 per kilogram atau turun Rp275 dibandingkan hari sebelumnya. Tepung terigu kemasan turun lebih dalam, yakni Rp468 menjadi Rp12.463 per kilogram.

Harga garam konsumsi tercatat Rp11.202 per kilogram atau turun Rp243. Sementara itu, gula konsumsi juga mengalami koreksi Rp105 menjadi Rp17.982 per kilogram.

Ikan Tingkol Jadi Satu-satunya yang Menguat

Di antara komoditas ikan, hanya ikan tingkol yang mengalami kenaikan harga. Ikan ini dibanderol Rp36.949 per kilogram atau naik Rp123.

Sebaliknya, harga ikan kembung dan ikan bandeng tercatat turun masing-masing Rp337 dan Rp323, sehingga dijual Rp44.024 per kilogram dan Rp36.137 per kilogram.

Harga Pangan Bergerak Lebih Stabil di Pertengahan Januari

Secara keseluruhan, pergerakan harga pangan nasional pada Kamis, 15 Januari 2025 menunjukkan tren penurunan yang relatif merata. Kondisi ini mencerminkan stabilitas pasokan di tingkat konsumen serta menjadi sinyal positif bagi pengendalian inflasi pangan di awal tahun.

Meski demikian, dinamika harga pangan tetap perlu dipantau secara berkala, mengingat faktor cuaca, distribusi, serta permintaan musiman dapat memengaruhi pergerakan harga dalam waktu singkat.

Terkini